Life

5 Kalimat yang Mengindikasikan Kamu Seorang Problem Solver Alami

×

5 Kalimat yang Mengindikasikan Kamu Seorang Problem Solver Alami

Sebarkan artikel ini


Banyak situasi dalam kehidupan yang menuntut kita untuk menggunakan kemampuan problem solving. Saat dihadapkan pada masalah atau keadaan yang butuh jalan keluar, kemampuan ini sangatlah dibutuhkan. Meskipun banyak yang meyakini bahwa setiap orang punya memiliki kemampuan bawaan untuk memecahkan masalah, tapi mungkin beberapa di antaranya terlihat lebih mencolok.

Misalnya saja, selalu menjadi yang terdepan dalam menenangkan situasi yang penuh ketegangan atau pun yang lainnya. Nah, selain itu, kemampuan problem solving ini juga bisa terindikasi dari kalimat-kalimat yang sering diutarakan. Dikutip dari laman Hack Spirit, berikut adalah kalimat yang mengindikasikan bahwa kamu seorang problem solver.

1. “Apa Masalah Sebenarnya di Sini”




Mencari tahu akar masalah/ Foto: Freepik.com/racool_studio
Mencari tahu akar masalah/ Foto: Freepik.com/racool_studio

Kalimat yang satu ini biasanya muncul ketika kita mencoba menggali lebih dalam ke inti masalah. Bukan hanya sekadar ingin tahu apa yang terjadi di permukaan, melainkan ingin tahu hingga ke akar penyebabnya.

Jangan takut dikatain kepo ya, Beauties. Biasanya tujuan seorang problem solver di sini ingin memastikan bahwa solusi yang ditawarkan bisa menyeluruh dan berkelanjutan. Itu perlu dimulai dengan mengetahui permasalahannya secara utuh dan menyeluruh.

2. “Mari Kita Pikirkan Baik-baik”

Memikirkan baik-baik/ Foto: Freepik.com/pressfoto

Kemampuan problem solving juga bisa terindikasi ketika seseorang mampu mengucapkan “mari kita pikirkan baik-baik” pada situasi yang penuh dengan tekanan. Ketika tekanan meningkat dan tenggat waktu semakin dekat, kalimat ini bisa membantu kita untuk mengambil jeda sejenak dan menganalisis situasi sebelum akhirnya mengambil tindakan. Ini memperlihatkan kemampuan untuk tetap tenang di situasi yang penuh dengan tekanan. Ketenangan ini bisa menjadi modal untuk mengambil pendekatan yang strategis.


3. “Pasti Ada Cara Lain”

Memikirkan cara lain/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Apa yang terbesit di benak Beauties ketika mendengar kalimat ini? Bukankah ada unsur optimisme di sana? Ya, kalimat ini mencerminkan semangat pantang menyerah dan percaya bahwa selalu ada alternatif lain yang bisa diambil sebagai jalan keluar. Ini menandakan bahwa kita bukanlah orang yang mudah menyerah pada situasi yang sulit, meskipun harus berpikir di luar kebiasaan. Biasanya, kalimat ini turut menunjukkan ketekunan dan kreativitas mencari solusi yang tidak umum.

4. “Bagaimana Jika Kita Coba Ini”

Menawarkan cara lain/ Foto: Freepik.com/tirachard

Jika kalimat sebelumnya mencerminkan optimisme, maka kalimat yang satu itu mencerminkan keberanian. Lebih tepatnya adalah keberanian untuk mengusulkan alternatif solusi dan mencoba sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar berani mengajukan ide, namun juga punya keberanian untuk mengambil risiko dan siap menerima berbagai konsekuensi yang mungkin saja terjadi.

5. “Apa Tujuan Akhir Kita?”

Menanyakan tujuan akhir/ Foto: Freepik.com/freepik

Setiap rencana tentu memiliki tujuan akhir. Oleh karenanya, ketika menjalani step by step untuk mencapai tujuan akhir, kita perlu memastikan bahwa kita masih tetap on track alias sesuai dengan goals yang ingin diraih.

Mengatakan kalimat tanya seperti ini membantu kita untuk tetap fokus pada tujuan. Oleh karenanya, jika Beauties adalah salah seorang yang sering bertanya tentang tujuan akhir, maka itu salah satu indikasi bahwa Beauties seorang problem solver. Artinya, Beauties selalu melihat ke depan dan mempertimbangkan tujuan jangka panjang.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Mirafestivalberlin? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Mirafestivalberlin, Mirafestivalberlin.com. Caranya DAFTAR DI SINI!


(dmh/dmh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *