Life

5 Kesalahan Bersih-bersih dengan Vacuum Cleaner, Bisa Bikin Rumah Lebih Kotor!

×

5 Kesalahan Bersih-bersih dengan Vacuum Cleaner, Bisa Bikin Rumah Lebih Kotor!

Sebarkan artikel ini


Saat ini membersihkan debu bisa dilakukan dengan cara yang mudah, salah satunya menggunakan vacuum cleaner.

Meskipun menyedot debu tampak mudah, tapi ada beberapa kondisi membuat debu dan kotoran yang kita bersihkan malah menyebar ke seluruh rumah.

Berikut ini kesalahan yang jarang orang ketahui yang justru bikin rumah tambah kotor ketika membersihkan rumah dengan vacuum cleaner

1. Mengunakan Jenis Vaccum yang Salah

Menggunakan jenis vaccum yang salah/Foto:Freepik.com/freepik

Dikutip dari Better Home and Gardens, faktor yang membuat proses pembersihan lebih efisien adalah memilih jenis penyedot debu yang tepat untuk kotoran yang hendak kamu bersihkan.

Ada banyak jenis penyedot debu yang beredar di pasaran. Dari model robotik dan genggam hingga penyedot debu tanpa kabel, atau bahkan vacuum cleaner yang ramah hewan peliharaan.

Bacalah keterangan yang ada pada penyedot debu tersebut sebelum membelinya. Tujuannya untuk mengetahui penyedot debu tersebut dapat digunakan di rumah kamu atau tidak. 

2. Tidak Mengganti Filter secara Teratur
Jarang membersihkan rumah dengan penyedot debu/Foto:freepik.com/freepik

Tidak Mengganti Filter secara Teratur/Foto: freepik.com/freepik

Filter pada vacuum cleaner yang kotor atau tersumbat mengurangi daya isap, sehingga membatasi kemampuan para penyedot debu untuk menyerap kotoran.

Kemudian, filter yang berdebu dapat meniupkan kembali kotoran ke udara, karpet, atau tirai. Untuk menghindarinya kamu, bisa mengganti kantong vacuum, buang isi tabung debu, dan ganti filter sesuai jadwal yang disarankan. 

Bersihkan perlengkapan penyedot debu, termasuk selang dan ventilasi dengan kain mikrofiber lembap atau tisu basah. 

3. Menyedot Debu Terlalu Cepat

Menyedot debu terlalu cepat/Foto:freepik.com/yanalya

Menyedot debu terlalu cepat atau terburu-buru dapat menghambat kerja mesin. Kamu bisa menyedot debu dengan lebih lambat, karena dengan membersihkannya secara perlahan kerja mesin akan maksimal.

Jika kamu ingin menghemat waktu, kamu bisa meningkatkan frekuensi menyedot debu. Jadwalkan secara rutin untuk mengurangi jumlah kotoran dan debu di rumah, sehingga bisa mengurangi waktu yang kamu butuhkan untuk menyedot debu. 


4. Jarang Membersihkan Rumah dengan Penyedot Debu
Membersihkan rumah menjadi satu langkah awal untuk mengurangi banyak kekacauan dalam hidup.

Jarang Membersihkan Rumah dengan Penyedot Debu/Foto: Freepik.com/Freepik

Membersihkan rumah dengan penyedot debu idealnya harus dilakukan dua kali seminggu.

Jika kamu memiliki alergi atau masalah pernapasan lainnya, kamu bisa menyedot debu di area karpet dengan intensitas yang lebih tinggi. 

Kamar tidur dan ruang keluarga menjadi tempat yang paling banyak kotoran dan debu, sehingga wajib memfokuskan pada area tersebut. 

5. Menyedot Debu Hanya Satu Arah

Menyedot debu hanya satu arah/Foto:freepik.com/sevivpetro

Tanpa kamu sadari mungkin kamu membersihkan karpet hanya satu arah. Tapi sebenarnya, sering kali terdapat partikel debu dan serpihan yang bersembunyi di dalam serat karpet.

Sehingga perlu melakukan beberapa kali gerakan bolak balik untuk memastikan karpet benar-benar bersih. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Mirafestivalberlin? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Mirafestivalberlin, Mirafestivalberlin.com. Caranya DAFTAR DI SINI!


(naq/naq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *