Life

5 Trik Menemukan Kebahagiaan Batin Menurut Filosofi India

×

5 Trik Menemukan Kebahagiaan Batin Menurut Filosofi India

Sebarkan artikel ini


Beauties, pernahkah kamu berpikir tentang apa arti kebahagiaan yang sesungguhnya? Atau mungkin kamu telah mencapai kesuksesan, tapi tidak menemukan kedamaian dan kegembiraan batin? Terkadang, sumber kebahagiaan seseorang berasal dari hal-hal yang berbeda. Tidak sedikit pula orang yang merasa tersesat dan kebingungan dalam mencari arti kebahagiaan.

Gaya hidup yang serba cepat, tekanan pekerjaan, atau serangan dari media sosial berpeluang untuk mengganggu kebahagiaan batin. Kita bahkan membutuhkan jalan pintas untuk menemukan bahagia dan rasa kepuasan yang lebih dalam.

Nah, kamu bisa memulai perjalanan menemukan kebahagiaan batin melalui filosofi dari India. Berikut ini ulasannya dirangkum dari Hack Spirit. Yuk, simak!

Merangkum Seni Penerimaan




Ilustrasi/Foto: Unsplash/Allef Vinicius
Ilustrasi/Foto: Unsplash/Allef Vinicius

Prinsip utama dari filsafat India adalah praktik penerimaan. Ini bukan tentang pasrah pada situasi negatif atau menerima kekalahan, tapi ini berupa pemahaman bahwa hidup adalah perpaduan dari pengalaman yang menyenangkan hingga tidak menyenangkan.

Kita mungkin sering mendapati diri sendiri terjebak dalam ketidakpuasan dan stres saat berjuang. Padahal, kecenderungan untuk menghindari dan menolak ketidaknyamanan ini justru akan memperbesar penderitaan.

Sebaliknya, membebaskan diri dari ketidakpuasan dan mengembangkan sikap penerimaan adalah kuncinya. Kamu bisa mulai menerima dan menavigasi momen-momen yang kurang sempurna dalam hidup. Dengan cara ini, kamu bisa mencapai kebahagiaan batin karena bisa berdamai dengan momen yang tidak berjalan sesuai keinginan.

Menemukan Kekuatan Perhatian

Menemukan Kekuatan Perhatian/Foto: Freepik/Tirachardz

Selanjutnya, ada aspek perhatian dari filsafat India. Cara ini mengharuskan kamu untuk hadir dan terlibat sepenuhnya di sini dan saat ini. Di dunia yang serba cepat, kita sering kali terjebak dalam kesibukan, komitmen keluarga, dan keterlibatan sosial. Kamu mungkin selalu terburu-buru dari satu hal ke hal lainnya dan cenderung mencemaskan banyak hal di masa depan.

Padahal, kamu hanya perlu hadir pada saat ini dan tidak mencemaskan apapun. Kamu bisa memulainya dengan mengapresiasi momen-momen kecil, seperti cita rasa kopi di pagi hari, kicauan burung di luar jendela, atau sensasi mandi air hangat di pagi yang dingin.

Dengan hadir dan memperhatikan pikiran dan perasaanmu saat ini, kamu telah menciptakan ruang untuk hubungan yang lebih baik dan penuh kasih sayang dengan diri sendiri. Perhatian penuh inilah yang membawa kamu pada kebahagiaan batin.

Melatih Rasa Welas Asih pada Diri Sendiri

Melatih Rasa Welas Asih pada Diri Sendiri/Foto: Freepik/Benzoix

Rasa welas asih adalah elemen kunci dalam filsafat India. Welas asih adalah cara untuk memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan pengertian yang sama seperti yang kita berikan kepada orang lain.

Kita sering kali menjadi pengkritik paling keras bagi diri sendiri ketika mengejar kebahagiaan. Tidak jarang kita mencaci diri sendiri atas kesalahan, kekurangan, atau bahkan kegagalan yang terjadi dalam hidup.

Alih-alih mencaci diri sendiri atas kekuranganmu, kamu bisa mulai memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan pengertian. Kamu bisa mulai menyadari bahwa setiap orang melakukan kesalahan dan tidak masalah jika tidak menjadi sempurna.

Dengan mempraktikkan welas asih seperti ini, kamu akan belajar menerima diri sendiri apa adanya. Penerimaan diri inilah yang akan membawamu pada rasa kedamaian dan kebahagiaan batin yang lebih dalam.


Menumbuhkan Sikap Bersyukur

Menumbuhkan Sikap Bersyukur/Foto: Freepik

Rasa syukur adalah elemen kunci pada filsafat India. Ini tidak hanya sekadar mengucapkan ‘terima kasih’ tetapi tentang sikap menghargai apa yang kita miliki saat ini. Untuk memulainya, kamu bisa menuliskan tiga hal yang kamu syukuri hari ini setiap malam sebelum tidur.

Meskipun ini termasuk hal kecil seperti menikmati makanan lezat atau tertawa bersama teman lama. Kamu juga tidak perlu membandingkan apa yang dimiliki orang lain dan tidak kamu miliki. Kamu hanya perlu fokus mengakui dan menghargai apapun yang telah hadir di dalam hidupmu sendiri.

Memahami Konsep Dharma

Memahami Konsep Dharma/Foto: Unsplash/Benjamin Child

Dalam filsafat India, dharma merupakan konsep yang kompleks dan beragam yang artinya tugas, etika, atau jalan yang benar. Konsep ini menunjukkan bahwa masing-masing manusia memiliki tujuan unik dalam hidup dan mencapai kebahagiaan melibatkan pengenalan tujuan ini.

Sementara itu, ada sebuah syair yang mendalam pada filsafat India, yaitu, “Lebih baik menjalani takdirmu sendiri dengan tidak sempurna daripada meniru kehidupan orang lain dengan sempurna.”

Nah, kamu bisa mulai menjelajahi dharma kamu sendiri dan memahami apa yang benar-benar selaras dengan diri sendiri. Dengan cara ini, kamu akan lebih mudah menemukan kebahagiaan batin yang mendalam.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Mirafestivalberlin? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Mirafestivalberlin, Mirafestivalberlin.com. Caranya DAFTAR DI SINI!


(naq/naq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *