Life

7 Rekomendasi Film Iran Seru Cocok Ditonton saat Liburan, Ada yang Menang OSCAR!

×

7 Rekomendasi Film Iran Seru Cocok Ditonton saat Liburan, Ada yang Menang OSCAR!

Sebarkan artikel ini


Beberapa waktu lalu negara Iran sering jadi pokok pembicaraan di media sosial dan media massa lantaran melakukan serangan ke Israel. Serangan tersebut buntut atas aksi Israel yang menyerang Iran terlebih dahulu.

Terlepas dari hal itu, mungkin beberapa di antara kita kurang familiar dengan budaya dari negeri Persia tersebut. Namun, kita bisa ikut memahami budaya mereka dengan mudah salah satunya dengan menonton film karya sineas Iran.

Berikut beberapa rekomendasi film Iran yang cocok buat ditonton di saat libur panjang ini.

A Separation (2011)

A Separation (2011)/ Foto: Imdb.com

A Separation (2011) adalah film bergenre drama yang disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Asghar Farhadi dan dibintangi oleh Payman Maadi (Nader), Leila Hatami (Simin), Sareh Bayat (Razieh), Shahab Hosseini (Hojjat), dan Sarina Farhadi (Termeh).

Film ini mengisahkan pasangan suami istri yaitu Nader dan Simin yang menghadapi keputusan yang sulit. Mereka harus memilih salah satu dari keputusan yaitu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan anaknya dengan pindah ke luar negeri atau tetap tinggal di Iran untuk merawat orang tua Nader yang sedang mengalami Alzheimer.

Simin sebetulnya sudah siap meninggalkan Iran bahkan telah menyiapkan visa. Tidak hanya itu, Simin mantap mengajukan gugatan cerai ketika Nader menolak untuk pergi ke luar negeri, tapi pengadilan keluarga menganggap alasan perceraiannya tidak cukup dan menolak permohonannya.

Simin akhirnya memutuskan untuk pindah kembali ke rumah orang tuanya, sementara anak Simin yaitu Termeh memilih tinggal bersama ayahnya. Namun, masalah yang menimpa keluarga tersebut terus bertambah ketika Nader mau tidak mau harus merekrut caregiver untuk ayahnya, yaitu Somayeh. Bahkan keluarga mereka harus terlibat dengan suatu kasus hingga ke meja hijau.

Melalui film ini, kita bisa seolah-olah menyimak kehidupan masyarakat Iran, mulai dari keluarga kelas menengah yang diwakilkan oleh Simin dan Nader dan keluarga kelas bawah Iran yang diwakili Razieh dan suaminya. Tidak hanya itu, kita juga bisa melihat pengaruh masalah tersebut kepada anak-anak, yang di dalam ini diwakili oleh Termeh. Kamu bisa menonton kelanjutan kisahnya dengan menonton film yang menjadi peraih piala Oscar pemenang Academy Award dalam kategori Best Foreign Language Film pada 2012 ini di KlikFilm.

Under The Shadow (2016)

Under The Shadow (2016)/ Foto: Imdb.com

Under The Shadow (2016) adalah film bergenre horor dan perang yang disutradarai oleh Babak Anvari serta dibintangi oleh Avin Manshadi (Dorsa), Bobby Naderi (Iraj), Narges Rashidi (Shideh).

Film ini mengambil latar tahun 80-an saat terjadi perang antara Iran pasca revolusi Islam dan Irak. Dikisahkan mantan mahasiswa kedokteran beraliran kiri, Shideh yang mencoba untuk kembali ke universitas tapi dilarang oleh dekan karena aktivitasnya dengan kelompok kiri tersebut. Kesialan dirinya tampaknya tidak berhenti sampai di situ.

Ia mengetahui bahwa suaminya Dr. Iraj ditugaskan untuk bekerja di zona perang, dan ia memutuskan untuk tetap tinggal bersama putrinya yaitu Dorsa yang memiliki boneka kesayangan di apartemennya yang dinamai Kimia.

Suatu ketika saat sebuah misil menyerang bangunan apartemen dan membuat para tetangga memutuskan untuk meninggalkan Teheran. Namun, Shideh tidak dapat meninggalkan Teheran karena putrinya tampak diganggu oleh sesuatu dan akhirnya ia mengetahui bahwa ada entitas jahat di apartemennya. 

Ia juga harus segera menemukan boneka bernama Kimia tersebut, jika tidak maka hidup Dorsa akan terancam. Kamu bisa mengetahui akhir dari nasib Dorsa dan Shideh dengan menonton film ini selengkapnya lewat Netflix.


The Persian Version (2023)

The Persian Version (2023)/ Foto: imdb.com

Buat kamu yang ingin menonton film Iran yang tidak terlalu serius tapi tetap menghibur, kamu bisa mencoba The Persian Version ini. Film bergenre komedi, drama, dan romantis ini disutradarai dan ditulis oleh Maryam Keshavarz serta dibintangi oleh Layla Mohammadi (Leila), Niousha Noor (Shireen), Bijan Daneshmand (Alir Reza Jamshidpour), dan Bella Warda (Mamanjoon).

Film ini mengisahkan seorang gadis keturunan Iran-Amerika bernama Leila yang berusaha untuk menyeimbangkan kehidupannya yang dikelilingi budaya yang berlawanan. Suatu hari, ayahnya harus melakukan transplantasi jantung yang membuat dirinya harus berkumpul dengan semua anggota keluarganya di New York.

Hal itu tentu tidak mudah bagi Leila, apalagi dirinya memiliki hubungan yang tidak baik dengan ibunya. Tidak hanya itu, beberapa masalah yang terjadi justru menguak sebuah rahasia di antara mereka. Kamu bisa menyimak kisah Leila selengkapnya dengan menonton The Persian Version ini di Netflix.

Hit The Road (2021) 

Hit The Road (2021)/ Foto: Imdb.com

Hit The Road (2021) adalah film karya sutradara Panah Panahi yang dibintangi oleh Pantea Panahiha sebagai tokoh ibu, Mohammad Hassan sebagai ayah, Rayan Sarlak sebagai adik, dan Amin Simiar sebagai kakak

Film bergenre komedi, drama, dan music ini mengisahkan keluarga yang tengah kacau yang tampak sedang melakukan perjalanan melintasi daerah yang jauh untuk sampai ke perbatasan Turki. Hal itu dilakukan untuk menyelundupkan anak laku-laki mereka ke luar negeri.

Di tengah perjalanan, banyak terjadi kekacauan dan keributan, seperti seorang anak yang tampak ceria dan energik, ayah yang mengalami patah kaki selalu berwajah masam, ibu yang mengkhawatirkan putranya, dan seorang anak laki-laki lain yang terus menerus cemberut. 

Lalu, apakah tujuan mereka ke perbatasan Turki berhasil dan apa motif mereka melakukan hal itu? Kamu bisa menyimak kisah lengkap mereka dengan menonton film Hit the Road di KlikFilm.

The Day I Became a Woman (2000)

The Day I Became a Woman (2000)/ Foto: Imdb.com

Film The Day I Became a Woman (2000) disutradarai oleh Marzeh Meshkini ini dibintangi oleh Moharram Zaynalzadeh, Ameneh Passand, Foad Haffar, Norieh Mahigiran, Hassan Nebhan, Sirous Kahouri Nejad, Shabnam Tolouei, Azizeh Sedighi, Mahram Zeinal Zadeh, Ebrahim Mahigiran.

Film yang bisa kamu tonton lewat Mubi dan berhasil meraih berbagai penghargaan seperti 2000 Winner UNESCO Award di Venice Film Festival ini mengisahkan kepada kita mengenai gambaran kehidupan perempuan di Iran dalam tiga tahap kehidupan.

Bagian pertama berpusat pada pada seorang gadis muda di hari ulang tahunnya yang kesembilan. Ia diberitahu bahwa ia sudah tidak bisa lagi bermain dengan anak laki-laki seperti sebelumnya karena sekarang ia adalah seorang wanita. Uniknya, di bagian pertama film ini menceritakan perspektif seorang gadis berusia 9 tahun tersebut yang masih tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan kata ‘wanita’. 

Sedangkan di bagian kedua, film ini mengisahkan seorang wanita yang memutuskan mengikuti perlombaan sepeda yang bertentangan dengan keinginan suaminya. Pada bagian ketiga, kita diceritakan seorang wanita tua yang berhasil menghasilkan sejumlah uang dan bisa bebas untuk melakukan apa saja yang ia inginkan. Namun, cara dia menggunakan kebebasannya tersebut membuat orang jadi bertanya-tanya betapa bebasnya wanita tua tersebut. 

A Girl Walks Home Alone at Night (2014)

A Girl Walks Home Alone at Night (2014)/ Foto: Imdb.com

Film horor yang disutradarai dan ditulis oleh Ana Lily Amirpour ini dibintangi oleh Sheila Vand sebagai tokoh wanita yang menjadi tokoh utama di film ini, Arash Marandi sebagai Arash, dan Marshall Manesh.

Film ini mengisahkan Saeed, seorang pengedar narkoba yang meminta Arash untuk segera membayar utang ayahnya yang terus menumpuk karena kecanduan heroin. Arash yang tidak memiliki uang terpaksa merelakan mobilnya dirampas Arash.

Karena kesulitan keuangan, Arash juga nekat melakukan tindakan kriminal lainnya yaitu mencuri perhiasan milik majikannya, Syahdah. Perhiasan tersebut akan ia tukar dengan mobilnya yang kini ada di tangan Saeed.

Namun tanpa diketahui Arash, Saeed tiba-tiba ditemukan meninggal dunia karena kehabisan darah. Hal itu diketahui setelah Saeed mengajak seorang wanita berpakaian serba hitam untuk menginap di apartemennya. Kamu bisa menyaksikan kelanjutan kisah mereka dengan menonton film ini di KlikFilm.

Persepolis (2007)

Persepolis (2007)/ Foto: Imdb.com

Persepolis (2007) adalah film animasi hitam putih Prancis-Iran yang diadaptasi dari buku memoar karya Marjane Satrapi dengan judul yang sama. Film ini mengisahkan Iran di tahun 1970-an saat terjadi kejatuhan rezim Shah.

Film yang disutradarai oleh Vincent Paronnaud dan Marjane Satrapi menceritakan masa kecil Marjane, seorang gadis 8 tahun yang bermimpi menyelamatkan dunia. Dari kisahnya saat kecil, kita bisa melihat konflik yang terjadi di Iran, dampaknya terhadap masyarakat dan perempuan, serta kebebasan yang semakin terenggut dari rakyat Iran pada saat itu. Selain itu, Marjane Satrapi juga menyinggung soal berbagai kritik sosial melalui film ini, seperti masalah kelas sosial yang dialaminya di rumah. Kamu bisa menyaksikan film ini lewat Mubi.

Itu tadi Beauties, deretan film Iran yang bisa kamu tonton terutama di masa liburan seperti sekarang. Selamat menyaksikan!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Mirafestivalberlin? Yuk gabung ke komunitas pembaca Mirafestivalberlin Mirafestivalberlin.com. Caranya DAFTAR DI SINI!


(dmh/dmh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *