Life

Selain Tingkat Bunuh Diri Tinggi, Ini Sisi Gelap Kehidupan di Korea Selatan yang Jarang Terungkap

×

Selain Tingkat Bunuh Diri Tinggi, Ini Sisi Gelap Kehidupan di Korea Selatan yang Jarang Terungkap

Sebarkan artikel ini


Korea Selatan menjadi salah satu negara yang kerap menjadi perbincangan hangat. Tak hanya tentang industri hiburannya saja yang diwarnai oleh kehadiran para selebriti Korea, namun berbagai aspek lainnya seperti tayangan, tempat wisata, kebudayaan setempat, hingga kuliner khas negeri Ginseng tersebut pun juga menjadi pusat perhatian, Beauties.

Berdasarkan tayangan seperti drama atau film Korea hingga kehidupan beberapa selebriti pun, publik mengasumsikan bahwa kehidupan di negara tersebut hampir selalu indah, mewah, dan dipenuhi suka cita.

Namun kenyataannya, kehidupan di Korea Selatan juga memiliki sisi gelap tersendiri, Beauties. Penasaran ada apa saja? Berikut Mirafestivalberlin telah merangkumnya untuk kamu!


1. Ada Tindakan ‘Molka’
Jang Ki Yong di Now, We Are Breaking Up (2022)

Ilustrasi pria Korea memegang kamera/ Foto: SBS

Baru-baru ini, BBC menyiarkan dokumenter mengenai skandal pelecehan seksual yang melibatkan sejumlah artis ternama dan dikenal dengan kasus ‘Burning Sun’. Melalui dokumenter tersebut, ada pembahasan mengenai molka yang cukup serius, Beauties.

Molka merupakan kata yang hanya ada di Korea dengan arti rekaman yang direkam secara ilegal. Khususnya seperti seorang perempuan yang tanpa sadar terjebak dalam situasi di mana ia bisa merasakan penghinaan akibat molka tersebut.

Molka pun dapat terjadi di mana saja seperti toilet umum atau fitting room. Bahkan molka dapat dilakukan oleh dua orang yang tengah menjalin hubungan asmara dengan maksud untuk ‘menghancurkan’ kehidupan salah satunya. Karena setelah direkam, rekaman tersebut dapat disebarluaskan.

Seperti Jung Joon Young, musisi Korea Selatan yang melakukan tindakan molka terhadap kekasihnya. Kala itu, tindakan Jung Joon Young pun diketahui oleh kekasihnya, hingga dilaporkan ke pihak kepolisian.

2. Pelecehan Seksual dan Diskriminasi Terhadap Perempuan
Lee Han Byeol sebagai Kim Mo Mi

Karakter perempuan dalam drama Korea Mask Girl (2023)/ Foto: Korea Joongang Daily

Tidak hanya tindakan molka, dokumenter BBC juga membahas mengenai skandal pelecehan seksual terhadap perempuan yang dilakukan pria dari kalangan selebriti ternama, Beauties. Hal tersebut sangat disayangkan lantaran banyak perempuan yang menjadi korban.

Pelecehan seksual hingga diskriminasi terhadap perempuan pun kerap terjadi di negeri Ginseng tersebut. Beberapa di antaranya pun digambarkan dalam serial drama seperti Something in the Rain (2018) hingga  Mask Girl (2023).

Dalam Something in the Rain, seorang karakter perempuan mengalami pelecehan seksual di kantor yang dilakukan bosnya. Saat di rumah pun, ia diperlakukan berbeda oleh sang ibu dibandingkan adik laki-lakinya.

Sementara dalam Mask Girl, seorang karakter perempuan mendapat diskriminasi dari rekan kerja karena dianggap tidak ‘cantik’ secara fisik.

3. Tingkat Bunuh Diri yang Tinggi
Min Seon Ah yang diperankan Shin Min Ah

Depresi menjadi salah satu penyebab bunuh diri di Korea/ Foto: tvN

Untuk hal yang satu ini, beberapa orang sudah familiar ya, Beauties. Mengingat ada beberapa kasus bunuh diri yang melibatkan para artis Korea ternama.

Tingkat bunuh diri yang tinggi memang menjadi salah satu ‘sisi gelap’ di negeri Ginseng tersebut. Bahkan pada 2019 lalu, Korea Selatan menjadi negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi nomor empat melansir Asia Times.

Adapun beberapa penyebab kasus bunuh diri di Korea Selatan yang sering menjadi pemicu seperti depresi, kecemasan, dan lainnya.

4. Jam Kerja Berlebihan
Terakhir, orang Korea terkenal dengan sifat yang gigih dan tidak mudah menyerah serta pekerja keras.

Ilustrasi pekerja Korea/ Foto: soompi.com

Industri hiburan Korea Selatan terlihat tampak mewah nan indah jika dilihat dari luar, namun ternyata terdapat sisi gelapnya tersendiri berupa jam kerja berlebihan. Tidak hanya para artisnya, namun juga staff yang bekerja, Beauties.

Melansir Min News, seorang asisten sutradara sebuah drama pada tahun 2016 melakukan bunuh diri.Adik dari asisten sutradara tersebut mengungkap jika sang kakak mengalami tekanan yang tinggi saat bekerja, hingga jam kerja yang berlebihan.

Jam kerja berlebihan tersebut pun bisa membuat mereka kelelahan hingga kurangnya waktu untuk tidur.

5. Fenomena Bullying
Ilustrasi bullying di Korea Selatan

Bullying di sekolah Korea/ Foto: hellokpop.com

Bullying menjadi salah satu fenomena yang cukup menyorot berbagai negara, salah satunya Korea Selatan. Bukan tanpa alasan, beberapa nama selebriti Korea populer pun sempat tercemar akibat kasus bullying yang mereka lakukan semasa sekolah dan baru terungkap setelah mereka terkenal, Beauties.

Dalam beberapa adegan di drama atau film Korea pun, terselip cerita mengenai tindakan bullying yang dilakukan para siswa atau pekerja, baik melalui tindakan verbal maupun non-verbal.

Ternyata, fenomena bullying ini sudah ada sejak zaman dinasti Chosun, berdasarkan catatan penelitian dari Hyojin Koo, Universitas Woosuk yang menjelaskan tindakan bullying yang dilakukan oleh senior perwira terhadap junior perwiranya.

Di sisi lain, ada banyak kasus bullying di sekolah-sekolah Korea yang membuat korban memilih untuk mengakhiri hidupnya karena tak kuat menerima tindakan bullying tanpa henti.

6. Penampilan Berdasarkan ‘Korean Beauty Standard’
Rahasia kecantikan perempuan Korea

Standar kecantikan Korea/ Foto: Latte Pancake/freepik.com

Saat menyaksikan penampilan para selebriti Korea, publik pun dibuat terkesima karena mereka tampak nyaris sempurna dari ujung kepala hingga ujung kaki. Hal tersebut bisa dibilang wajar karena profesi mereka yang ‘dituntut’ untuk tampil sempurna di hadapan publik.

Namun, bukan hanya di kalangan selebriti Korea saja, melainkan penampilan sempurna tersebut juga dibutuhkan oleh masyarakat biasa, Beauties. Bukan tanpa alasan, hal tersebut karena adanya ‘Korean Beauty Standard’ atau standar kecantikan Korea baik untuk perempuan maupun laki-laki.

Beberapa orang tertentu bisa melakukan berbagai tindakan untuk dapat memenuhi kriteria standar kecantikan tersebut, meskipun hal tersebut tidak ‘wajib’ dilakukan.

Karena itu, fenomena operasi plastik di Korea Selatan juga cukup banyak dilakukan oleh masyarakat demi mendapatkan penampilan yang sesuai dengan standar kecantikan di sana.

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Mirafestivalberlin? Yuk gabung ke komunitas pembaca Mirafestivalberlin Mirafestivalberlin.com. Caranya DAFTAR DI SINI!


(sim/sim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *