Life

Vanity Fair Prancis Dikecam Imbas Photoshop Foto Hilangkan Pin Bendera Palestina

×

Vanity Fair Prancis Dikecam Imbas Photoshop Foto Hilangkan Pin Bendera Palestina

Sebarkan artikel ini


Fashion jadi sarana untuk bersuara di Festival Film Cannes 2024, terlebih saat festival film internasional bergengsi itu mendapat sorotan berbagai media di dunia. Solidaritas terhadap masyarakat Palestina dilakukan menggunakan berbagai cara. Mulai dari menggunakan gaun yang beri ilusi bendera Palestina dikenakan Cate Blanchett, tas semangka digenggam Kani Kusruti, hingga pin bendera Palestina disematkan pada busana Guy Pearce.

Namun baru-baru ini terungkap bahwa media Vanity Fair Prancis yang menyoroti Cannes 2024 melakukan photoshop pada Guy Pearce. Detail esensial yakni pin bendera Palestina hilang dari potret yang seharusnya menunjukkan pin terletak di kerah kiri sang aktor Australia itu.

Bendera Palestina Dihilangkan
Vanity Fair FR

Tangkapan layar X Ahmed Hathout/ Foto: X.com/ahmedhathoutt

Pertama diungkap oleh jurnalis asal Mesir, Ahmed Hathout, lewat akun X miliknya. Potret kehadiran Guy Pearce di Cannes Film Festival 2024 dimuat dalam artikel digital Vanity Fair France bertajuk ‘Diary Cannois du Jour’ hari ketujuh bersama dengan artis global lainnya. 

Berdasarkan pantauan Hathout, potret orisinal Pearce menampilkan dirinya mengenakan tuksedo, dasi kupu-kupu, serta pin bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas disematkan di kerah kiri. Namun dilihat dari potret yang diunggah Vanity Fair France, bendera Palestina di-photoshop sehingga hilang dari potret. 

Namun ada elemen Palestina lain yang dikenakan Pearce dan terlewatkan oleh pihak Vanity Fair, yaitu gelang tali yang menggabungkan warna bendera Palestina (hitam, putih, hijau, merah).


Diamuk Netizen

Akibatnya, Vanity Fair France tuai kecaman dari publik. Mereka meminta foto asli dikembalikan, seperti yang ditulis akun Instagram @eye****** kepada akun resmi Vanity Fair Prancis, “Why did you photoshop the Palestinians pin out? Put the photo back!”. 

Akun instagram lain, yakni @ray******** juga mempertanyakan profesionalitas mereka, “Photoshoping pics of celebrities without their consent is not professional vanity”.

Sementara akun @*********** berkomentar, “Shame on you for photoshopping your pictures to erase the Palestinians and to silence the voices who are against the ongoing genocide”.

[Gambas:Twitter]


Vanity Fair Prancis Minta Maaf dan Ganti Foto
Vanity Fair FR

Tangkapan layar permintaan maaf Vanity Fair FR/ Foto: X.com/vanityfairFR

Sejak viralnya berita tersebut, Vanity Fair France meminta maaf. Permintaan maaf itu ditulis di bagian komentar tweet Ahmed Hathout di media sosial X. “Good evening. We mistakenly published a modified version of this photo on the website. The original version was published on Instagram on the same day. We have rectified our error and apologize” (Selamat malam. Kami secara keliru menerbitkan versi modifikasi dari foto ini di situs web. Versi aslinya dipublikasikan di Instagram pada hari yang sama. Kami telah memperbaiki kesalahan kami dan meminta maaf). 

Permintaan maaf itu justru mengundang tanda tanya lebih lanjut, mengapa di awal ada versi modifikasi potret tersebut? Pertanyaan lanjutan yang dilontarkan Hathout tidak direspon oleh Vanity Fair France.

[Gambas:Twitter]

Berdasarkan pantauan Mirafestivalberlin pada Selasa (28/5) potret Guy Pearce sudah diganti oleh pihak Vanity Fair menjadi versi orisinal di mana pin solidaritas Palestina terpampang jelas di bagian kerah tuksedo Guy Pearce.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Mirafestivalberlin? Yuk gabung ke komunitas pembaca Mirafestivalberlin Mirafestivalberlin.com. Caranya DAFTAR DI SINI!



(dmh/dmh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *